Saatnya Wujudkan Karir di Industri Pariwisata Digital?
Siapa sih yang nggak kenal Traveloka? Platform travel online yang sudah jadi ‘teman’ kita banget buat cari tiket pesawat, pesan hotel, sampai beli tiket kereta api. Nah, buat kamu yang selama ini mengagumi kiprah mereka dan punya mimpi berkontribusi di sana, ada kabar gembira nih. Kebetulan, di bulan Agustus 2026 ini, Traveloka kembali membuka gerbang rekrutmen mereka. Kesempatan emas buat para pejuang karir yang ingin terjun langsung ke jantung industri pariwisata digital yang terus bergerak dinamis.
Posisi Apa Saja yang Dibutuhkan? Siap-siap Kaget!
Kalau ditanya posisi apa yang dibuka, wah, lumayan beragam lho. Mulai dari yang kelihatannya ‘biasa’ sampai yang butuh keahlian spesifik. Ada banyak panggilan untuk posisi di bidang teknologi, seperti Software Engineer, yang bertanggung jawab membangun dan memelihara sistem mereka agar selalu prima. Bukan cuma itu, posisi di bagian pemasaran juga dicari, misalnya Digital Marketing Specialist yang jagoan dalam strategi promosi online. Dan tentu saja, layanan pelanggan tetap jadi prioritas, makanya posisi Customer Service Representative juga jadi incaran.
Yang menarik menurut saya, mereka juga membuka banyak peluang untuk posisi yang lebih ‘dalam’ lagi. Misalnya, di bagian Data Analytics, di mana kamu akan dituntut mengolah data untuk mendapatkan insight berharga demi kemajuan bisnis. Atau di tim Product Management, yang tugasnya merancang dan mengembangkan fitur-fitur baru agar pengalaman pengguna semakin memuaskan. Pokoknya, pilihan kariernya cukup luas, tergantung minat dan bakatmu.
Kualifikasi: Sekadar Lulusan Baru? Atau Ada Syarat Lain?
Nah, ini bagian pentingnya. Setiap posisi tentu punya kualifikasi yang berbeda-beda. Untuk posisi entry-level seperti customer service, biasanya pendidikan minimal D3 atau S1 dari berbagai jurusan sudah cukup. Tapi, kemampuan komunikasi yang baik, kesabaran, dan empati jadi kunci utama. Kalau sudah punya pengalaman di bidang serupa, tentu jadi nilai plus!
Untuk posisi teknis seperti Software Engineer, jelas butuh latar belakang pendidikan yang relevan, misalnya Ilmu Komputer atau Teknik Informatika, dan menguasai bahasa pemrograman tertentu. Pengalaman kerja juga jadi pertimbangan penting, apalagi untuk posisi senior. Mereka tidak hanya melihat ijazah, tapi juga portofolio dan kemampuan problem-solving yang kamu miliki. Saya ingat betul waktu pertama kali melamar kerja, saya sampai begadang bikin portofolio dari proyek-proyek kecil kuliah. Ternyata, usaha itu tidak mengkhianati hasil.
Jujur saja, kadang kita merasa kualifikasi yang diminta itu ‘berat’. Tapi, jangan langsung patah semangat. Coba lihat lagi, mungkin ada beberapa poin yang bisa kamu pelajari atau asah dalam waktu dekat. Ingat, perusahaan sebesar Traveloka pasti mencari kandidat yang tidak hanya memenuhi syarat, tapi juga punya potensi untuk berkembang bersama mereka. Jadi, jangan takut untuk mencoba!
“Setiap perusahaan punya DNA-nya sendiri. Traveloka mencari orang yang sejalan dengan budaya inovasi dan customer-centric mereka.”
Persiapan Matang, Peluang Makin Besar
Jadi, bagaimana kita bisa menonjol di antara ribuan pelamar? Pertama, pahami betul posisi yang kamu lamar. Baca deskripsi pekerjaannya berulang kali. Apa saja tanggung jawabnya? Skill apa yang paling ditekankan? Setelah itu, sesuaikan CV dan surat lamaranmu. Jangan kirim lamaran ‘generik’ yang sama untuk semua posisi. Tonjolkan pengalaman dan skill yang paling relevan.
Kedua, siapkan diri untuk tahapan wawancara. Latih jawabanmu untuk pertanyaan-pertanyaan umum, tapi jangan sampai terdengar hafalan. Tunjukkan antusiasmemu terhadap industri travel dan teknologi. Kalau ada kesempatan, pelajari juga tentang budaya kerja Traveloka. Semakin kamu memahami perusahaan, semakin besar kemungkinan kamu memberikan jawaban yang ‘kena’ di hati pewawancara.
Terakhir, jangan mudah menyerah. Proses rekrutmen itu seperti maraton, bukan sprint. Mungkin kamu belum berhasil di percobaan pertama, atau kedua. Tapi, setiap pengalaman melamar kerja adalah pelajaran berharga. Terus asah diri, terus cari informasi, dan jangan lupa berdoa. Kalau memang jodohnya, pasti akan bertemu jalan. Siapkah kamu menyambut panggilan karier di Traveloka?
Baca juga:





